Instalasi Debian 5 : Instalasi awal dan Konfigurasi Program Server (via VirtualBox)
Instalasi Debian 5 serta Konfigurasi Program Server
A. Instalasi Awal Via VirtualBox
Hallo Sobat WordPress…..
Sebelum kita lanjut ke materi apa kalian tau apasih Debian itu?
yapp, Debian yaitu sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public Licensedan lisensi perangkat lunak bebas lainnya.
Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Mudock seorang mahasiswa dari Universitas Purde Amerika serikat, Pada tanggal 16 Agustus 1993. Nama Debian sendiri adalah singkatan yang berasal dari kombinasi nama Ian Murdock (sang pembuat debian) dengan mantan kekasihnya Debra Lynn, dan kemudian disingkat menjadi “DEBIAN”. Contoh dari Debian yg paling banyak digunakan didunia yaitu ubuntu, Linux Mint dan Bactrack.
Fungsi nya untuk sebagai server jaringan atau pengatur proses jaringan seperti router, repeater dan yang lainnya selain itu (Operating System) os debian juga terkenal dengan kesetabilannya di banding dengan distro linux yang lainnya os debian lebih stabil, jadi kita bisa memakai atau memaksimalkannya dengan pc atau laptop yang spesifikasinya low atau rendah. Os debian juga berfungsi untuk Troubleshooting dalam arti bisa mendeteksi kesalahan yang ada pada hardware, software maupun dari netwok/jaringan.
Nahh Pada Postingan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara menginstall debian 5.
Sebelum itu, kalian diwajibkan mempunya bahan nya entah itu CD ataupun file ISO, dipostingan ini saya menggunakan File ISO yg nnti akan di virtualisasi ke VirtualBox. Kalo kalian memakai CD sebenarnya caranya sama saja inti nya. Jika Kalian belum punya bahan ISO ataupun Software VirtualBox nya, bisa download link dibawah ini :
Oke tidak usah basa-basi lg, simak tutorial dibawah ini.
Langkah-langkah menginstall Debian 5 via VirtualBox :
1). Setelah kamu menginstall VirtualBox tadi, buka VirtualBox nya lalu klik “New/Baru”.
2). Buat Nama misalnya Raihan14Blog, lalu pilih juga sistem operasi nya Tipe “Linux” Versi nya “Debian32-bit“.
3). Setelah itu Klik “Buat/Lanjutkan” seperti gambar dibawah ini.
3). Setelah selesai dibuat, klik “Mulai”.
4). Klik ikon berkas yg sudah diberi panah digambar, lalu cari Mentahan ISO nya berupa debian-5.0.10-i386-DVD-1, lalu “Open” dan klik “Mulai”.
5). Setelah muncul Installer Boot Menu klik “Install”.
6). Lalu akan muncul Menu pilihan bahasa yg akan digunakan pada instalasi Debian, Disini saya pilih “English”.
7). Setelah itu akan muncul menu tempat/negara dimana kita tinggal, hal ini juga mempengaruhi zona waktu nantinya, disini saya memilih “Other – Asia – Indonesian”.
8). Selanjutnya kita diharuskan memilih jenis type keyboard Layout, saya pilih “American English” saja, karna sudah umum banyak yg memakai jenis keyboard itu.
9). Nah setelah itu, biarkan Debian melakukan konfigurasi network,dll. Saat debian sedang mengkonfigurasi secara otomatis (DHCP) klik Enter pd keyboard untuk membatalkan konfigurasi secara otomatis. karena kita akan melakukan konfigurasi jaringan (IP, Gateway, dsb) dengan secara manual. Lalu akan muncul peringatan Network autoconfiguration failed kita pilih “Continue” Setelah itu, kita pilih“Configure Network Manually”.
10). Pada bagian Menu untuk mengkonfigurasikan IP Address, masukkan IP Address terserah kalian masing2, disini saya memakai 192.168.1.136 (Ingat IP Address kalian harus diingat).
11). Setelah itu Muncul Menu konfigurasi Netmask, disini biasanya sudah terisi otomatis oleh Debian nya. Jika blm teriisi otomatis, kalian bisa mengisi secara manual yaitu 255.255.255.0.
12). Lalu akan muncul menu untuk mengkonfigurasi Getway. Biasanya Getway Sudah teriisi otomatis juga, disini saya menggunakan 192.168.1.1.
13). Nah abis ini akan masuk menu konfigurasi Name Server Address, biasanya ini sudah terisi otomatis dengan IP yg sama pd getway/IP Address. Jika blm terisi otomatis, silakan kalian isi manual dengan menyamakan pd getway ataupun IP Address. Disini saya akan menyamakan dengan IP Address saya yaitu 192.168.1.136.
14). Setelah itu kita harus mengkonfigurasikan Hostname.
Hostname Bisa diisi dengan nama kita, dll terserah kalian saja, saya mengisinya dengan nama raihan.
15). Lalu kita harus memberi nama domain untuk komputer kita.
Domain sendiri bisa diisi dengan nama kita ditambah berakhiran kata .com/.co.id , disini saya menggunakan raihan.com.
16). Lalu kita disuruh untuk mengkonfigurasi jam pada kota tempat kita tinggal, disini saya pilih “Jakarta”.
17). Setelah masuk ke menu Partion Disks :
- pilih “Guided – use entire disk”.
- Lalu pilih disks partion “SCSI1 (0,0,0) (sda) – 8.6 GB ATA VBOX HARDDISK”.
- Pilih partioning scheme “All files in one partition (Recommended for new user)”.
- Pilih “Finish partitioning and write changes to disk”.
- Setelah muncul menu yg ada tulisan Write the changes to disks pilih “Yes”
- Lalu tunggu proses loading Installing the Base system, karna memakan waktu cukup lama.
18). Selanjutnya kita harus mengisikan pasword untuk user root yaitu user yg memiliki kontrol penuh pada debian, lalu isikan kembali pasword untuk verifikasi. Isi pasword sebaiknya jangan terlalu rumit/panjang. Disini saya memberi pasword 123.
19). Next, kita disuruh memasukan Username Non root yaitu user yg tidak memiliki akses penuh. Agar lbh mudah, isi menggunakan nama panjang/depan/belakang kalian.
20). Lalu isikan juga pasword untuk user yg tadi (Non Root), setelah itu isi lagi paswordnya untuk verifikasi.
21). Pada saat menu pertanyaan Scan another CD/DVD pilih “Yes” jika kalian memiliki disk repository lain nya. Jika tidak, pilih “No”.
22). Pada bagian Use a Network Mirror Disini saya pilih “No”, Network Mirror digunakan untuk mendownload file instalasi jika ada update ataupun jika di dalam DVD ada file yang hilang. Hal ini direkomendasikan jika kalian menginstal Desktop Environment pada Debian untuk mencegah terjadinya kegagalan disebabkan file yang kurang.
23). Lanjut, pada bagian Participate in the package usage survey, disini kalian bisa memilih Yes or No, karena tidak masalah seterah kalian masing2. Saya memilih Yes.
24). Pada bagian Software Selection (Perhatikan!!! jangan sampai kalian langsung memenekan ENTER pada keyboard). Hilangan bintang di Desktop environment,laptop dengan cara menekan SPACE pada keyboard, sisakan hanya Standar System saja lalu tekan ENTER pada keyboard.
25). Next, pada pertanyaan Install the GRUB boot loader to the master boot record pilih “Yes”, dan tunggu loading nya sampai selesai.
26). Setelah instalasi selesai, pilih “Continue” lalu Debian akan Restart secara otomatis.
Nah sampai disini kita sudah selesai Instalasi Awalnya. Selanjutnya kita akan masuk ke Instalasi/Mengkonfigurasikan Progam Server pada GRUB LOADER kalau saya menyebutnya DUNIA HITAM :V
B. Instalasi DNS Server
Sebelum kita lanjut ke Instalasi DNS Server. Apakah kalian tahu Apa itu DNS Server ? Bagi kamu yg blm tahu simak post dibawah ini.
APA ITU DNS SERVER ?
DNS Server adalah server yang dapat melayani permintaan dari client untuk mengetahui alamat yang digunakan oleh sebuah domain. Jadi, misalnya kita ingin mengakses facebook.com, maka server DNS akan mencari alamat dari facebook agar komputer kita dapat terhubung dengan facebook.
Biasanya untuk menggunakan Server DNS, kita harus memasukan alamatnya dari server tersebut dalam pengaturan IP address di komputer kita. Biasanya privider-provider penyedian jasa internet sudah menyediakan alamat dari DNS server yang bisa kamu gunakan.
Jika kamu menggunakan router, kamu bisa membuat DNS server sendiri, kemudian alamat dari router tersebut bisa kamu gunakan sebagai DNS di komputermu. Namun, yang tetap berperan dalam pencarian alamat IP tetaplah DNS server yang dimiliki oleh provider.
Ketika alamat IP dari sebuah website sudah bisa diketahui, komputer kita akan melakukan cache DNS. Ketika komputer kita sudah mengetahui alamat dari sebuah website, komputer kita akan mengingatnya. Sehingga jika ingin mengaksesnya kembali, tidak perlu lagi melakukan pencarian alamat IP website tersebut.
oke kalo kalian sudah mengerti, kita lanjut saja ke langkah2 nya simak dibawah ini.
1). Setelah kalian selesai pd tahap Installasi awal debian tadi
Maka akan muncul tampilan GRUB, pilih “Debian GNU/LINUX”. Lalu tunggu loading sampai muncul menu Login. Login menggunakan user root lalu isi dengan password root yang kalian konfigurasi sebelumnya, disini saya mengisi pasword 123 (Perhatikan!!! Bila pada penulisan password tidak muncul dilayar, abaikan saja yg terpenting kalian sudah menulis password punya kalian dengan benar) lalu tekan ENTER.
2). Lalu kalian ketik nano /etc/network/interfaces setelah itu tekan ENTER
3). Lalu akan muncul menu seperti gambar dibawah dan periksa kembali jika IP address, netmask, getway, dns, dll kalian sama dengan yg kalian masukkan pd bagian instalasi awal debian td. Setelah itu keluar dengan cara menekan tombol kombinasi pada keyboard yaitu Ctrl + X
4). Lalu ubah VirtualBox menjadi Layar Windowed/Non FullScreen, lalu klik ikon CD pilih debian-5.0.10-i386-DVD-1, setelah itu kalian bisa mengubah jadi full screen lagi.
Kalau sudah, ketik apt-get install bind9 lalu tekan ENTER
Setelah itu akan muncul pertanyaan “Do you want to continue?” pilih/ketik Y lalu tekan ENTER
5). Next, ketik nano /etc/bind/named.conf lalu tekan ENTER
Lalu setelah masuk pada menu seperti gambar yg ada dibawah, kalian scroll sampai paling bawah.
Setelah itu lakukan editing secara manual dengan menyamakan seperti gambar yg ada dibawah ini!
Keterangan :
- raihan.com bisa diganti dengan nama domain punya kalian
- db.raihan kalian bisa ganti dengan db. (nama username kalian)
- 1.168.192 itu kebalikan dari 3 IP Address saya yaitu 192.168.1.136 (angka paling belakang dihilangkan).
- db.136 nah kalau ini 136 nya bisa kalian ganti dengan angka paling belakang IP Address punya kalian.
Pastikan kembali jika sudah, lalu simpan lah dengan cara menekan tombol kombinasi pada keyboard yaitu Ctrl + X + Y + ENTER
6). Next, ketikan :
cp /etc/bind/db.local /var/cache/bind/db.raihan lalu tekan ENTER
nano /var/cache/bind/db.raihan lalu tekan ENTER
(db.raihan jangan lupa diganti db. nama kalian!!!)
7). Lalu akan masuk menu seperti gambar dibawah ini
Setelah itu lakukan editing pada localhost diganti jadi Nama domain kalian, IP Address bawaan diganti dengan IP Address punya kalian, lalu edit dan samakan persis seperti punya saya dibawah ini!!
Setelah sudah sama persis, silakan simpan dengan menekan Ctrl + X + Y + ENTER
8). Next, Ketikan lagi :
cp /etc/bind/db.127 /var/cache/bind/db.136 lalu tekan ENTER
nano /var/cache/bind/db.136 lalu tekan ENTER
(db.136 bisa diganti dengan angka paling belakang IP Address kalian!)
9). Setelah itu akan masuk menu seperti gambar dibawah ini
Nah cara ini sama seperti STEP No. 7 tinggal diedit saja, samakan persis seperti digambar punya saya yg ada dibawah ini.
Setelah sudah sama persis, silakan simpan dengan menekan Ctrl + X + Y + ENTER
10). Lalu Ketikan /etc/init.d/bind9 restart lalu tekan ENTER
11). Setelah itu ketik nslookup http://www.raihan.com lalu tekan ENTER, Fungsinya untuk mengecek Nama Domain kita sudah tercantum diserver atau belum, kalo sudah liat contoh gambar dibawah ini.
12). Lalu ketikan nslookup 192.168.1.35 lalu tekan ENTER, Fungsinya untuk mengecek IP Address kita sudah terdaftar diserver atau belum, kalau sudah liat contoh gambar dibawah ini.
13). Next, ketikan apt-get install apache2 php5 links lalu tekan ENTER
‘
14). Tunggu loading selesai, kalau sudah ketikan links http://www.raihan.com untuk mengecek apakah Domain sudah terinstall dengan baik.
Jika ada Menu yg bertuliskan “It works!” itu tandanya kalian berhasil mengkonfigurasikan DNS Server nya
Untuk mengecek IP Address sudah terdaftar atau blm, ketikan links 192.168.1.136 kalau berhasil akan ada bacaan “It works!” juga
Untuk Keluar dari jendela itu tekan tombol kombinasi pada keyboard yaitu ESC + ENTER + X + ENTER
C. Instalasi Links, PHP 5, dan Apache 2
1). Pertama ketikan nano /etc/php5/apache2/php.ini
2). Setelah Tampil menu seperti digambar, Tekan CTRL + W dikeyboard lalu ketikan extension=msql.so
3). Lalu hilangkan lah titik koma (;) di extension=msql kurang lebih seperti gambar dibawah berikut.
Sebelum :
Sesudah :
Selesai, Lalu simpan dengan cara Tekan CTRL + X + Y + ENTER
4). Next, ketikan nano /var/www/phpinfo.php
5). Lalu akan tampil halaman kosong. Isi secara manual dengan <? phpinfo();?>
Setelah selesai simpan, Tekan CTRl + X + Y + ENTER
6). Ketik /etc/init.d/apache2 restart lalu tekan ENTER (Perhatikan! ini harus diketik agar menu PHP Logo muncul nantinya)
7). Lalu ketik links http://www.raihan.com/phpinfo.php
Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah,
kalian juga bisa mengetes IP Address kalian dengan ketik links 192.168.1.136/phpinfo.php
Selesai install PHP, sedangkan Untuk keluar dari jendela itu tekan ESC + ENTER + X + ENTER
D. Install Server PHP My Admin, PHP 5 Mysql, dan Mysql
1). Ketik apt-get install php5-mysql phpmyadmin mysql-server
2). Lalu akan masuk ke tampilan seperti gambar dibawah, Disni saya mengisikan New Password for the Mysql Root User dengan 123
3). Tekan Tombol SPACE pada keyboard untuk memberi Bintang (*) pada kolom Apache2, lalu tekan ENTER
4). Lalu ketikan mysqladmin -u root password 123
5). Ketikan lagi mysql -u root -p lalu masukan password 123 lalu tekan ENTER
6). Lalu ketikan exit setelah kata mysql> Setelah itu tekan ENTER
7). Next, ketikan links http://www.raihan.com/phpmyadmin/index.php
8). Lalu akan muncul tampilan Login php My Admin Documentation.
Isi Username dengan root, isi password dengan 123
9). Setelah sukses akan muncul tampilan ini.
Untuk Keluar tekan ESC + ENTER + X + ENTER
E. Mengatur Paket Exim 4 dan Postfix
1). Ketikan apt-get remove exim4-base
2). Ketik lagi apt-get install postfix
3). Lalu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah. Tekan TAB pada keyboard untuk menggerakan cursor ke <OK> lalu tekan ENTER
4). Next, Pilih Internet Site lalu arahkan cursor ke <OK> lalu tekan ENTER
5). Setelah itu, isikan System Mail Name dengan raihan.raihan.com lalu tekan ENTER
F. Instalasi Squirrelmail dan Dovecot
1). Ketikan apt-get install dovecot-common squirrelmail dovecot-imapd
2). Lalu ketik lagi nano /etc/dovecot/dovecot.conf
3). Setelah muncul tampilan seperti digambar.
4). Lalu tekan PageDown 1X atau Scroll anak panah hingga kursor menunjuk ke #protocols=imap imaps
5). Hapus tanda (#) pada #protocols = imap imaps, lalu tambahkan tanda (#) pada #protocols =
Untuk lebih jelasnya liat gambar dibawah ini!
Sebelum Sesudah
Selesai, simpan dengan tekan CTRL + X + Y + ENTER
6). Lalu ketik /etc/init.d/dovecot restart
G. Mengkonfigurasi Squirrelmail
1). Ketikan squirrelmail-configure
2). Ikuti Perintah-perintah ini dengan menekan tombol dikeyboard :
- Tekan d (ENTER)
- Ketikan dovecot (ENTER)
- Disini tekan any key, tekan (ENTER) saja
- Tekan 2 (ENTER)
- Tekan 1 (ENTER)
- Ketik q (ENTER)
- Ketikan lagi q (ENTER)
- Tekan y (ENTER)
3). Ketikan cp /usr/share/squirrelmail /var/www/ -R
4). Ketik adduser arif (disini kalian bebas mengganti nama “arif” dengan nama lainnya, atau nama teman kalian saja, yg nanti nya akan digunakan untuk mengirim squirrelmail).
5). Lalu masukkan 123 (ENTER) pada Enter new UNIX password:
Lalu masukkan lagi 123 (ENTER) pada Reenter new UNIX password:
6). Next, isilah Full name dengan arif (ENTER), untuk room number,work phone,dll biarkan saja kosong. Lalu pada Is the information correct? pilih y lalu tekan ENTER
7). Nah kalau kalian ingin membuat 1 user lagi, ulangi langkah dari 4-7. Tapi disini saya hanya menggunakan 1 user saja yaitu arif
8). Ketik links http://www.raihan.com/squirrelmail/src/login.php
9). Setelah itu akan muncul tampilan login seperti ini.
Lalu scroll kebawah sampai dimenu Name/password. Isi Name dengan raihan, dan password nya 123. Lalu arahkan cursor ke bacaan Login lalu tekan ENTER
10). Lalu akan muncul menu tampilan squirrelmail. Tekan TAB 1X pada keyboard dan arahkan cursor sampai mengarah ke Compose
11). Nah disini kita akan tes mengirim surel ke alamat user yang tadi kalian buat. Disini saya mengirim ke arif atau bisa dilihat seperti gambar dibawah.
To : arif@raihan.raihan.com
Subject : Tes (atau seterah kalian)
Sudah? lalu arahkan ke tombol [ Send ] lalu tekan ENTER.
12). Setelah klik send. kalau pengiriman sukses akan seperti gambar. Kalau gagal pasti ada bacaan “Eror blablabla” Nah kalau sudah, arahkan cursor ke tombol Sign Out lalu tekan ENTER
14). Next, kalian harus loggin akun yg ke 2 user kalian untuk mengecek apakah surel yg kalian kirim tadi sudah masuk atau belum. Disini saya Login dengan arif dan isi password dengan 123 lalu arahkan cursor ke tombol Login tekan ENTER
15). Setelah masuk ke menu squirrelmail lagi, arahkan cursor ke tombol INBOX lalu tekan ENTER. JIka ada surel yang masuk seperti gambar dibawah, Selamat kalian berhasil Mengkonfigurasi Squirrelmail
Untuk keluar dari Jendela Squirrelmail, Tekan ESC + ENTER + X + ENTER
H. Memasang dan Mengkonfigurasi Proxy Server
1). Ketik apt-get install squid
2). Ketik nano /etc/squid/squid.conf
3). Setelah muncul menu seperti digambar. Tekan CTRL + W
Lalu ketikan http_port 3128 (jangan lihat digambar karana saya lupa menulis port nya!!!)
4). Debian akan mencari letak kata http_port 3128 seperti gambar dibawah.
lalu edit http_port 3128 nya sperti gambar dibawah
Sebelum Sesudah
Selesai, simpan dengan CTRL + X + Y + ENTER
5). Ketik links http://www.raihan.com:3128
6). Nah kalau muncul tampilan ERROR seperti gambar dibawah ini. Jangan baper and khawatir dulu yaaa ahhaaha, itu tandanya kalian melakukan Langkah yang benar. Lalu tekan ESC + ENTER + X + ENTER untuk keluar dari jendela tsb.
I. Pemasangan File Transfer Protocol (FTP)
1). Selanjutnya, ketikan apt-get install vsftpd
2). Ketik cd /home/ftp
3). Lalu ketik tambahkan nano pada raihan:/home/ftp#
4). Next, akan muncul tampilan kosong/blackscreen yang siap diisi dihalaman tsb. Contoh nya seperti gambar dibawah ini.
Selesai, simpan dengan menekan CTRL + X + Y + ENTER (save file nya bisa berakhiran .txt sperti di gambar)
5). Ketik cd pada raihan:/home/ftp#
6). Lalu ketikan links ftp://www.raihan.com
7). Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini. Arahkan cursor ke raihan.txt untuk menampilkan ftp yang kalian buat tadi.
8). Nah jika berhasil, maka tampilan akan seperti gambar. Selamat skrng kalian sudah bisa memasang File Transfer Protocol (FTP) dengan sukses Selanjutnya kita akan membuat Halaman HTML Sederhana. Sebelum itu, tekan ESC + ENTER + X + ENTER untuk keluar dari jendela tsb.
J. Membuat Halaman HTML Sederhana pada Debian 5
1). Ketikan nano/var/www/welcome.html
2). Pada halaman kosong yang nanti nya akan kita isi dengan HTML, pastikan kalian sudah belajar cara menulis tag2 HTML. Liat seperti gambar dibawah contoh HTML buatan saya.
Selesai, simpan dengan menekan CTRL + X + Y + ENTER
3). Lau ketik links http://www.raihan.com/welcome.html untuk mengecek hasil HTML yang kalian tulis tadi.
4). Nah kalau kalian berhasil membuat HTML tadi, hasil nya akan seperti gambar dibawah ini.
Comments
Post a Comment